PEKANBARU – Mahasiswa internasional asal Rusia yang menempuh pendidikan pada Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (MPBA) UIN Sultan Syarif Kasim Riau melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Rektorat UIN Suska Riau. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa didampingi oleh Ketua Prodi MPBA, Dr. H. Aprijon Efendi, M.A., dan Sekretaris Prodi MPBA, Dr. Hakmi Wahyudi, M.Pd.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor I UIN Suska Riau, Prof. Raihani, yang membidangi urusan akademik dan pengembangan lembaga. Prof. Raihani mewakili Rektor UIN Suska Riau yang pada saat bersamaan sedang melaksanakan dinas luar.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Mahasiswa asal Rusia tersebut menyampaikan pengalaman akademiknya selama mengikuti perkuliahan di Prodi MPBA. Diskusi juga membahas perbedaan sistem pendidikan di Rusia dan Indonesia, khususnya dalam proses pembelajaran, budaya akademik, interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kompetensi bahasa Arab.

Prof. Raihani menyambut baik kehadiran mahasiswa internasional di UIN Suska Riau. Menurutnya, keberadaan mahasiswa asing memberikan dampak positif terhadap suasana akademik kampus. Interaksi antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa dari berbagai negara dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman lintas budaya, serta membangun jejaring akademik internasional.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. H. Aprijon Efendi, M.A. menyampaikan komitmen Prodi MPBA dalam memberikan layanan akademik dan pendampingan yang optimal bagi mahasiswa internasional. Pendampingan mencakup proses perkuliahan, adaptasi dengan budaya akademik, pengembangan kemampuan bahasa, serta penyesuaian dengan lingkungan sosial di Indonesia.
Sekretaris Prodi MPBA, Dr. Hakmi Wahyudi, M.Pd., turut menyampaikan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara mahasiswa internasional, pengelola program studi, dosen, dan pihak universitas. Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap kendala akademik maupun nonakademik dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Mahasiswa asal Rusia tersebut juga mengungkapkan berbagai peluang yang diperoleh selama belajar di Indonesia. Lingkungan masyarakat yang religius, kekayaan budaya, keramahan warga kampus, serta kesempatan mempelajari bahasa Arab dalam konteks pendidikan Islam menjadi pengalaman penting dalam proses studinya.
Selain peluang, diskusi turut membahas tantangan yang dihadapi mahasiswa asing selama menempuh pendidikan di Indonesia. Tantangan tersebut meliputi penyesuaian bahasa, perbedaan budaya belajar, kondisi sosial, makanan, iklim, serta sistem administrasi pendidikan. Proses adaptasi terhadap berbagai kondisi tersebut memerlukan dukungan akademik dan sosial secara berkelanjutan.
Prof. Raihani menegaskan bahwa UIN Suska Riau terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, inklusif, dan terbuka bagi mahasiswa internasional. Universitas juga mendorong setiap program studi untuk memberikan layanan yang responsif agar mahasiswa asing dapat mengikuti proses pendidikan secara optimal.

Bagi Prodi MPBA, kehadiran mahasiswa asal Rusia menunjukkan bahwa program studi tersebut memiliki daya tarik yang semakin luas di tingkat internasional. Kondisi ini membuka peluang untuk mengembangkan kerja sama akademik, pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, serta promosi pendidikan bahasa Arab ke berbagai negara.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pimpinan universitas, pengelola program studi, dan mahasiswa internasional. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk mendengarkan pengalaman mahasiswa secara langsung serta mengidentifikasi bentuk dukungan yang diperlukan selama menjalani pendidikan di Indonesia.
Melalui penerimaan dan pendampingan mahasiswa dari berbagai negara, Prodi MPBA bersama UIN Suska Riau terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan berwawasan global.

