Kaprodi S2 PBA UIN Suska, Dr. Aprijon Efendi, Lc., M.A., Laksanakan Penelitian Mandiri di Mesir

Kairo, Mesir — Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (S2 PBA) UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Aprijon Efendi, Lc., M.A., tengah melaksanakan penelitian mandiri di Mesir dengan fokus kajian pada Sikap Mahasiswa Indonesia terhadap Penggunaan Dialek ‘Āmiyah dalam Interaksi Sosial di Mesir.”

Penelitian ini dilakukan sebagai respons atas fenomena bahasa yang berkembang di kalangan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Mesir, khususnya di lingkungan Universitas Al-Azhar dan berbagai lembaga pendidikan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa Indonesia tidak hanya berinteraksi menggunakan bahasa Arab fusḥa, tetapi juga berhadapan langsung dengan realitas penggunaan dialek ‘āmiyah, dialek percakapan masyarakat Mesir yang sangat dominan dalam interaksi sosial.

Dr. Aprijon menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana para mahasiswa Indonesia memandang penggunaan dialek ‘āmiyah—mulai dari aspek kemanfaatan, tantangan, hingga pengaruhnya terhadap kemampuan mereka dalam menguasai bahasa Arab fusḥa sebagai bahasa akademik.

Menurutnya, fenomena pergeseran penggunaan dialek dalam interaksi sosial memiliki dampak linguistik dan pedagogik yang signifikan. Banyak mahasiswa yang merasa bahwa penggunaan ‘āmiyah membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan dan kebutuhan komunikasi sehari-hari, namun sebagian lainnya berpendapat bahwa terlalu sering menggunakan ‘āmiyah dapat menghambat penguasaan fusḥa yang menjadi standar akademik.

Selama berada di Mesir, Dr. Aprijon melakukan observasi lapangan, wawancara mendalam, serta penyebaran angket kepada mahasiswa Indonesia dari berbagai daerah. Respon mahasiswa menunjukkan beragam perspektif, mulai dari sikap positif terhadap kebermanfaatan ‘āmiyah hingga sikap kritis terhadap potensi campur kode dalam keseharian.

Pihak KBRI Kairo serta sejumlah pengurus organisasi mahasiswa Indonesia di Mesir turut memberikan dukungan terhadap kegiatan penelitian ini. Mereka menilai bahwa hasil penelitian tersebut akan memberikan kontribusi penting bagi pengembangan studi bahasa Arab di Indonesia, khususnya dalam konteks sosiolinguistik mahasiswa Indonesia di luar negeri.

Dr. Aprijon berharap hasil penelitiannya dapat memperkaya khazanah keilmuan di bidang Pendidikan Bahasa Arab dan menjadi referensi bagi para akademisi, dosen, serta mahasiswa yang tertarik pada kajian variasi bahasa, sikap bahasa, dan interaksi sosial lintas budaya.

Dengan dilaksanakannya penelitian ini, Prodi Magister PBA UIN Suska menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik dan kontribusi ilmiah di dunia internasional, sekaligus memperluas jejaring riset di kawasan Timur Tengah.

Leave a Reply