Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Arab Inisiasi Program Kolaborasi Internasional Indonesia–Kamboja

Pekanbaru, 18 Juli 2026 — Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (MPBA), Dr. Aprijon Efendi, Lc., M.A., menjadi inisiator Program Kolaborasi Internasional Indonesia–Kamboja yang diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini berfokus pada sosialisasi produk halal kepada umat Islam di Kamboja.

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama antara Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan Yayasan Noor El Iman Kamboja. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan literasi halal bagi masyarakat Muslim Kamboja.

Pada acara pembukaan yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, Dr. Aprijon Efendi menyampaikan bahwa terlaksananya program tersebut merupakan hasil dari proses kerja sama yang telah dirintis secara bertahap sejak awal 2025.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa hubungan kerja sama bermula dari komunikasi dan relasi yang dibangunnya dengan Yayasan Noor El Iman Kamboja. Relasi tersebut kemudian berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret dalam bidang pendidikan bahasa Arab dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kerja sama ini bermula pada awal 2025 dari hubungan yang saya bangun secara pribadi dengan Yayasan Noor El Iman Kamboja. Komunikasi tersebut terus berkembang dan membuka peluang untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi kedua lembaga,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari komunikasi tersebut, pada Oktober 2025 Program Studi MPBA mengirimkan dua orang mahasiswa, yaitu M. Satrio dan Desi Asmara Delima, untuk menjadi guru bahasa Arab di Pesantren Noor El Iman Kamboja. Pengiriman mahasiswa ini menjadi langkah awal implementasi kerja sama dalam bidang pendidikan sekaligus memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa.

Kehadiran kedua mahasiswa tersebut diharapkan tidak hanya membantu proses pembelajaran bahasa Arab di pesantren, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan budaya antara Indonesia dan Kamboja. Program ini sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai duta akademik dan sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau di tingkat internasional.

Seiring berkembangnya hubungan antarlembaga, kerja sama tersebut kemudian diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding antara UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Yayasan Noor El Iman Kamboja. MoU tersebut menjadi landasan formal bagi pelaksanaan berbagai program kolaboratif dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, penelitian, dan pengembangan kelembagaan.

Dr. Aprijon Efendi menegaskan bahwa kerja sama internasional tidak seharusnya berhenti pada penandatanganan dokumen. Kerja sama harus diwujudkan dalam program nyata yang dapat memberikan manfaat langsung kepada lembaga dan masyarakat. Atas dasar tersebut, ia mengajak International Office untuk bersama-sama mengimplementasikan kerja sama melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu program yang dipilih adalah sosialisasi produk halal kepada masyarakat Muslim Kamboja.

Program sosialisasi produk halal dinilai penting karena masyarakat Muslim memerlukan pengetahuan yang memadai mengenai konsep halal, proses produksi, bahan yang digunakan, kebersihan, keamanan, serta cara mengenali produk yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Literasi halal juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat ketika memilih makanan, minuman, kosmetik, obat-obatan, dan berbagai produk kebutuhan sehari-hari.

Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya produk halal. Sosialisasi tidak hanya diarahkan pada pemahaman simbol atau label halal, tetapi juga pada pengetahuan mengenai proses dan prinsip yang mendasari kehalalan suatu produk.

Selain memberikan manfaat kepada masyarakat Muslim Kamboja, program ini menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi internasional bagi sivitas akademika UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur perguruan tinggi, lembaga mitra, mahasiswa, pendidik, dan masyarakat dalam satu program pemberdayaan yang berorientasi pada kebutuhan nyata.

Dr. Aprijon Efendi berharap kerja sama antara UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Yayasan Noor El Iman Kamboja dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Program selanjutnya dapat diperluas dalam bentuk pertukaran mahasiswa dan dosen, pengajaran bahasa Arab, pelatihan tenaga pendidik, penelitian kolaboratif, seminar internasional, serta berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan Program Studi MPBA dalam kegiatan internasional merupakan bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik dan memperluas jaringan kelembagaan. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai bidang pendidikan bahasa Arab, tetapi juga didorong agar memiliki pengalaman lintas budaya, kepedulian sosial, dan kemampuan berkontribusi dalam lingkungan internasional.

Program Kolaborasi Internasional Indonesia–Kamboja ini menjadi bukti bahwa hubungan yang bermula dari komunikasi personal dapat berkembang menjadi kemitraan kelembagaan yang produktif. Dimulai dari pengiriman mahasiswa sebagai guru bahasa Arab, diperkuat melalui MoU, dan dilanjutkan dengan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama tersebut diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua negara.

Melalui sosialisasi produk halal, UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Yayasan Noor El Iman Kamboja berupaya berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran umat Islam Kamboja. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan fungsi pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama internasional secara terintegrasi.

Leave a Reply