Semarak OBA ke-9 Riau, Akademisi S2 PBA UIN Suska Riau Berbagi Inspirasi dalam Seminar Pendidikan

Pekanbaru – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (S2 PBA) UIN Sultan Syarif Kasim Riau turut berkontribusi dalam Seminar Pendidikan yang diselenggarakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Aula MAN 3 Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyemarakkan Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Provinsi Riau.

Seminar tersebut menghadirkan dua akademisi dari Program Studi S2 PBA UIN Suska Riau sebagai narasumber, yaitu Ketua Program Studi S2 PBA, Dr. H. Aprijon Efendi, M.A., dan dosen S2 PBA, H. Masrun, M.A., Ph.D. Kehadiran keduanya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi guru serta mengembangkan pembelajaran bahasa Arab yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Aprijon Efendi, M.A. menyampaikan materi bertema “Menguatkan Guru dalam Menyiapkan Generasi Emas pada Era Kecerdasan Artifisial (AI)”. Ia membahas peran strategis guru dalam menghadapi perubahan pendidikan yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Guru perlu meningkatkan kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kecakapan dalam memilih teknologi pembelajaran. Pemanfaatan AI harus tetap disertai pengawasan, etika akademik, dan penguatan karakter peserta didik. Dengan demikian, teknologi dapat membantu guru meningkatkan mutu pembelajaran tanpa mengurangi peran utama pendidik dalam membimbing, mengarahkan, dan membentuk kepribadian peserta didik.

Materi tersebut juga menegaskan pentingnya kesiapan guru dalam mendidik generasi emas Indonesia. Guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu memahami perubahan karakter belajar peserta didik, mengembangkan pembelajaran yang inovatif, serta menanamkan nilai tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Kompetensi tersebut menjadi modal penting untuk menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, adaptif, dan mampu bersaing pada tingkat global.

Sementara itu, H. Masrun, M.A., Ph.D. menyampaikan materi tentang “Strategi, Teknik, dan Model Pembelajaran Bahasa Arab yang Menyenangkan”. Materi ini menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aktif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pembelajaran bahasa Arab tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam memilih strategi, teknik, dan model pembelajaran yang tepat. Pembelajaran yang menyenangkan dapat meningkatkan motivasi, keberanian berkomunikasi, keterlibatan, serta rasa percaya diri peserta didik dalam menggunakan bahasa Arab.

Guru dapat memadukan kegiatan komunikatif, permainan edukatif, kerja kelompok, simulasi, praktik percakapan, media digital, dan pembelajaran berbasis proyek. Variasi tersebut membantu peserta didik mempelajari keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara terpadu. Pendekatan yang tepat juga dapat mengubah pandangan bahwa bahasa Arab merupakan pelajaran yang sulit menjadi pengalaman belajar yang menarik dan bermakna.

Seminar berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif. Materi yang disampaikan memberikan wawasan praktis kepada peserta mengenai tantangan pendidikan pada era AI sekaligus alternatif pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang lebih inovatif. Perpaduan kedua topik tersebut memperlihatkan bahwa penguatan kompetensi guru dan pembaruan metode pembelajaran merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Pelaksanaan seminar yang beriringan dengan OBA ke-9 Tingkat Provinsi Riau turut memperkuat semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, madrasah, guru, dan peserta didik. OBA tidak hanya menjadi ajang kompetisi kemampuan bahasa Arab, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pertukaran gagasan, dan pengembangan budaya akademik di lingkungan pendidikan.

Keterlibatan Dr. H. Aprijon Efendi, M.A. dan H. Masrun, M.A., Ph.D. mencerminkan komitmen Program Studi S2 PBA UIN Suska Riau dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. Kontribusi tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran bahasa Arab di madrasah dan lembaga pendidikan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Program Studi S2 PBA UIN Suska Riau terus memperluas perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan guru profesional dan generasi emas yang menguasai teknologi, memiliki karakter kuat, serta mampu mengembangkan kompetensi bahasa Arab secara unggul dan berkelanjutan.

Leave a Reply